Baru tertawa lepas setelah bermain badminton, handphone berdering.
Papa…
Kabar baru yang cukup mengagetkan. Pria yang selama ini saya anggap adalah orang baik, benar-benar membuat saya ingin jadi pembunuh. Ipar saya, dia adalah orang yang sangat ingin saya potong-potong menjadi kornet. Dia dengan gampangnya sudah menghancurkan keluarga saya, Papa, Mamah, Kakak dan keponakan-keponakan saya.
Orang yang paling brengsekpun gak akan membawa istri mudanya ke rumah mertua dan mengancam seenak jidatnya bakalan bikin hidup kakak saya menderita. Kamu pikir siapa kamu itu?
Ya Allah, jika semua ini adalah cobaan. Kuatkan kami menghadapinya.
Okt 05, 2011 @ 23:03:59
Saya ga akan bisa bilang saya tau,dan saya mengerti apa yg kalian alami.
Dan saat ini pun saya ga tau apakah saya yang beruntung tidak mengalami itu semua,
Ataukah kalian yg begitu beruntung telah mengalami itu semua,dan jadi lebih kuat,
Tapi sepertinya, kita semua beruntung,
Kita anggap saja begitu,
Seperti rasa sakit ditubuh ada hanya karena syaraf dan otak,
Juga sakit di hati yang ada hanya karena dendam,
It’s your call,
Is it a pain, or a step forward..
Nov 02, 2011 @ 16:01:08
Terimakasih..:)